Buku Tamu

Sabtu, 12 November 2011

Peretas Malaysia dihukum di Amerika Serikat


bank sentral
Poo, peretas Malaysia, membobol komputer milik bank sentral AS.
Hakim di satu pengadilan di Amerika Serikat menjatuhkan hukuman sepuluh tahun penjara kepada seorang warga Malaysia karena membobol komputer milik bank sentral dan bank-bank lain di AS.
Para pejabat mengatakan Lin Mun Poo mengaku masuk ke sistem komputer bank dan beberapa lembaga keuangan lain.

Ia juga mengaku membobol komputer bank sentral dan memasang program jahat di komputer tersebut.Tindakan tersebut membuat Lin Mun Poo mendapatkan sejumlah data kartu debit dan kartu kredit.
Jaksa mengatakan Poo masuk ke AS Oktober tahun lalu dengan tujuan memang mencuri data kartu debit dan kartu kredit.
Ia bisa ditangkap setelah berhubungan dengan calon pembeli data kartu kredit, yang ternyata adalah anggota polisi yang tengah menyamar.
Ketika ditangkap warga Malaysia tersebut diketahui menyimpan 122.000 nomor kartu bank di AS.
Kementerian Kehakiman AS mengatakan tindak kejahatan yang dilakukan Poo telah dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.
Selain menjadikan komputer bank sentral sebagai sasaran, Poo juga membobol sistem komputer kontraktor Kementerian Pertahanan yang menyediakan layanan sistem manajemen bagi operasi dan transportasi militer.
"Hukuman yang dijatuhkan hari ini merupakan pesan bagi para peretas di seluruh dunia bahwa AS tidak akan mentolerir tindakan semacam ini," kata Loretta Lynch, jaksa di AS kepada kantor berita AFP.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Colgate Coupons